Insyallah ya Cuy!

27 05 2009

Kisah pertama
Fulan 1: “Jadi besok bisa kan mas dateng ke kantor?”
Fulan 2: “Oke saya pasti datang jam 10 pagi besok”.

Kisah Kedua
Giant: “Jadi besok kita bisa kan ketemuan di lapangan jam 4 sore ?”
Suneo: “Ya Insyallah deh giant”, sambil lemes.

Percakapan diatas satu dua kali pasti pernah ketemu dalam perjalanan hidup kita. Di abad Doraemon ini ucapan insyallah telah berubah makna menjadi sebuah pengingkaran atau bisa juga fifty-fifty (antara jadi atau tidak) terhadap penepatan janji. Terlebih bila kata insyallah diucapkan dengan nada tidak yakin, seperti : “Ya insyallah deh”, sambil lemesnya atau “Insyallah ya cuy, kalo gw besok gak ada acara”, sambil ketawa. Paling lucu “Lw Insyallahnya insyallah Arab apa Insyallah Bogor nih ?”. Sudah menjadi anggapan lumrah bahwa orang-orang yang berkata insyallah sudah pasti “kagak beres” janjinya. Insyallah sudah menjadi permainan.

Paling parah adalah berjanji tanpa mengucapkan insyallah, seolah-olah janji itu  pasti terwujud murni dengan kehendak kita. Kita lupa bahwa ada Allah sang maha pengatur skenario kehidupan. Ya persis seperti dialog pertama di atas.

Padahal Allah pernah memusnahkan kebun sekelompok musyrikin Mekkah karena telah bersumpah bahwa mereka akan memetik hasil panen di keesokan harinya sedang mereka lupa mengucapkan InsyaAllah, mereka juga tidak mengizinkan para kaum miskin untuk masuk ke dalam kebun yang akan di panen tersebut. (Al-Qalam 17-33)

Mari istigfar karena telah mempermainkan kata2 insyallah.
Mari istigfar atas janji yang telah diucapkan tanpa Insyallah dan belum ditepati.

Astagfirullah hal adzim….


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: