Kisah Klasik Untuk Masa Depan

3 09 2008

Kisah Klasik Untuk Masa Depan

(sambil menunggu lampu lalu lintas berwarna hijau di perempatan Kuningan & Mampang Prapatan, motor kami didatangi seorang perempuan kecil berpakaian pramuka, berlambut pirang karena kepanasan, tadinya ia ingin meminta-minta pada kami, dari kursi penumpang ican memulai dialog).

Ican : “De, Tinggalnya dimana de?”
Perempuan kecil (X) : “jauh bang, di Buncit !”, dengan nada sangat polos.
Ican : “Sekolah kagak de ?”, ican dengan gaya khasnya melanjutkan dialog.
X : “sekolah bang”, kembali si bocah itu menjawab dengan polosnya.
Ican : “Emang bapaknya gak kerja de ?, kok adek sih yg malah kerja”, ican meneruskan investigasinya.
X : Bocah kecil itu berkilat, “Ada bang di rumah, tapi ban gerobaknya pecah, jadi belum bisa kerja”.
Ican : “Emang Bapaknya kerja apa de ?”
X : “Jualan gado-gado bang”.
Ican : “Lah, Ibunya kemana de ?”, si malih tongtong ini sudah hanyut berdialog dengan Bocah kecil tadi.
X : hanya diam terpaku, sunyi tanpa satu patah kata pun.
Ican : “Emang gurunya nggak ngelarang Ade kayak begini ?”
X : “Kagak bang, kata bu Guru asal sekolahnya pinter kagak kenapa-napa”,

(Traffic Jam telah berpindah kuning, dan hijau seketika, Bocah kecil itu pun spontan pergi menjauhi kami menuju tiang traffic jam, saat itu pula ia mengurungkan niatnya untuk meminta-minta kepada kami).

Kisah klasik memang. saking klasiknya kita bisa temui hampir di setiap jalan pada kota-kota besar.

Ya Allah tetapkanlah kami di jalan kebaikan dan kebenaran, dan angkatlah ketamakan dan kesombongan dari negeri ini.


Aksi

Information

4 responses

4 09 2008
randu

euh..menyedihkan..

4 09 2008
ican

Bran salah satu yang gw salut dari lo,..
lo bisa merekam begitu detail,..
suatu kejadian maupun cerita yang pernah lo alami,..

terus terang gw ga pernah berpikir kesana,..
gw baru inget lagi setelah baca ini,..
sampe dia pake baju pramuka,.
rambut kemerah merahan,..

Subhanallah
Maha besar allah yang telah menciptakan Brain dengan sempurna

5 09 2008
Andri Nugroho

Dasar, ngasih kagak, nanya iya…. kasian kan tuh bocah, sapa tau dia lum makan dari kemaren. hiks,..hiks,..

6 09 2008
Gibransyah

#Andri Nugroho :
Lah kan nt sendiri ndri yg bilang, sebaiknya kasih makanan ajah, atau asupan gizi berupa ilmu. Tadinya mau gw kasih kuliah singkat Merge Short sama dia, biar dia jadi Engineer masa depan indonesia. sayang itu di trapic jam, coba aja di tempat laen…

(manggil para koruptor)
Woi para Koruptor!, turun luh di post ini kalo berani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: