Kenapa mau pinter aja susah ! (studi kasus: IPB)

8 08 2008

Artikel ini ditujukan kepada setiap departemen pemerintahan yang memiliki hobi Menghabiskan sisa-sisa dana APBN untuk sebuah “project nista” setiap tahunnya. Berikut saya kutipkan arsip di mailing list IlmuKomputer IPB, sudahlah hidup susah, berusaha mau pintar dan berkembang biar gak susah pun masih susah. 

Sebanyak 50 anak FMIPA IPB angkatan 42, 43, 44 mengalami kesulitan untuk membayar SPP dan melunasi tunggakan saat TPB. total dana yang dibutuhkan lebih dri 50jt Kebanyakan dari mereka kesulitan karena orang tua yang banyak tanggungan, penghasilan tdk mencukupi, orang tua tidak bekerja lagi karena sering sakit-sakitan, gagal panen karena hama tikus dan alasan lainnya yang lebih menyedihkan.

Tim Pokja sedang mengusahakan advokasi ke pihak dekanat dan rektorat untuk penundaaan pembayaran sampai terkumpul dana untuk bayar SPP tersebut.

Reply 1 :

Assalamu’alaikum wr. wb.
Terima kasih kepada para donatur dan semua rekan-rekan yang telah peduli dengan kondisi mahasiswa.
Semoga apa yang kita niatkan dan kita berikan menjadi amal shalih.
Semoga pula shadaqah tersebut menjadi pembersih harta kita, penghapus dan pelebur dosa kita serta diberikan kesehatan, dimudahkan urusannya dan diganti oleh Allah dengan balasan yang berlipat..Amin.

Reply 2:

Assalamualaikum
ilkomerzs.. saatnya laporan perkembangan beasiswa SPP
terima kasih banyak pda temen2 ilkom semua, departemen ilkom, n semua elemen yg telah memberikan kontribusinya untuk mahasiswa yg kesulitan biaya SPP
perkembangan sampai saat ini
dari 50.000.000 yang dibutuhkan telah terkumpul :
– uang (total dr rekening) : 3.400.000 (com40,39,29)
– beasiswa kerja (dept. ilkom) : 2 orang
– beasiswa (dept ilkom) : 1 orang
temen2 semua mash bs trerus berkontribusi, berupa pekerjaan (proyek2…) atau uang semoga yang telah kita berikan ini bermanfaat buat keberlangsungan pendidikan mereka n memperlancar aliran amal dan rezeki kediri kita semua. amien,ilkomerz bereaksi positif n cepat banget..hebat.. kompak lg.. makasih banget ya kakak-kakak n mba-mba ku.ditunggu kontribusi lainnya…

Sementara itu di tanah IPB pusat pendidikan pertanian terbesar telah berdiri Botani Square, International Convention Centre, dan Plaza Ekalokasari. Ach, kenapa mau pintar saja susahnya bukan main. Apa selamanya kita ingin jadi bangsa Kuli !.  Demikianlah salah satu dari sekian banyak episode ujian yang harus dilewati dalam hidup ini.


Aksi

Information

2 responses

19 11 2008
Salenlinnyhar

Hello. It is test.

13 08 2009
Iderfeirl

What’s up, is there anybody else here?
If it’s not just all bots here, let me know. I’m looking to network
Oh, and yes I’m a real person LOL.

Peace,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: