Cewek cantik keserempet motor ceper!

9 07 2009

1_785361587lSebenernya apa sih yang dicari dari orang-orang yang ngeceperin motornya ? Badan jadi cape, kaki pegel, tiap ada polisi tidur atau gundukan yang tinggi motor harus diturunin dan agak diangkat biar body bawah gak kepentok. Sama sekali nggak nyaman. Motor yang harusnya buat memudahkan malah jadi nyusahin hidup. Kecuali bila dipasang aksesoris yang melindungi motor, dan bisa mempermudah gerak mobilitas, ini baru yahud.

Sama halnya seperti ABG jaman sekarang yg rela beli baju tengtop puluhan sampe ratusan ribu, ketat aduhai, sampai-sampai (maaf) kelihatan pantatnya, trus kalo turun dari angkot baju bagian belakangnya dia pegangin, biar body belakangnya gak kelihatan sama penumpang lain, ini rela ia lakukan berulang kali tiap kemana-mana. Masih mending model yg masih mau dipegangin, ada juga model lain yang membiarkan saja bagian belakangnya untuk dilihat oleh orang lain. Mereka merasa minder bila tidak ikut trend.

Karena budaya barat sudah masuk lewat film-film di televisi dan berbagai media, maka mereka merasa sah-sah saja seperti itu, tetapi karena kita besar di lingkungan indonesia, maka terjadilah megangin baju belakang tadi. Ragu-ragu tapi masih tetep dijalanin.  Saya yakin nurani kita menolak, namun karena pengaruh lingkungan maka hal tersebut dianggap lumrah saja, toh saya temennya banyak ini, demikian hati kita menyaut.

Saya juga masih belajar untuk bisa berprinsip, untuk berubah kita harus untuk memulai dari satu langkah. Sama kayak kita belajar berenang, pertama nyemplung dulu di kedalaman 1 meter, trus naik ke 1,5 meter, jangan langsung ke 2 meter, nanti malah tenggelam.

Shout to:
Kurnia Fakhrini





Jangan dijawab: “Tinggal Googling aja kok!”

8 07 2009

Alkisah, jaman kuliah di Bogor, seorang temen cewe pernah nanya ttg masalah programming. Gw tau bener waktu itu doi udah berusaha keras untuk bisa menyelesaikan problemnya seorang diri, tapi mungkin karena waktu itu doi lebih banyak menggunakan perasaan dibanding logikanya jadi belum bisa terselesaikan. :D (mungkin ini juga sebab mengapa jumlah programmer perempuan lebih sedikit dibanding laki-laki). 

bimbing.jpg657378-1Gw coba jelaskan tahap demi tahap. Trus diakhir penjelasan doi bilang “Ya ntar gibran ajarin lagi ya”. Trus gw jawab “Ya kan bisa belajar sendiri, otodidak aja”, dengan nada agak tegas gitu, maksudnya biar doi lebih keras lagi belajar programmingnya. Trus doi bilang gini “Tapi kan tetap butuh ada yg mbimbing”, sambil memancarkan rona wajah sedih, penuh harap, sekaligus kecewa sama gw. Dalem banget dach pokoknya, sampe nyesel gw bilang kata-kata itu. Berhubung kejadian itu masih keinget terus sampe sekarang, gw merasa perlu untuk nulis postingan ini agar tidak terulang kepada para pembaca sekalian. Baca entri selengkapnya »





Showing directory sizes in Linux

7 07 2009

If there is no VNC Server available to manage your server with GUI Facility, then terminal is the fastest way to solve it.

Command for showing directory sizes in Linux:

$user@machine /home/gibran>du -h
This will show you each subdirectory sizes in directory /home/gibran with human readable ( -h ) fiturs, something like this:
48K ./images
328K ./language
15M ./captcha
48K ./templates/default
52K ./templates
15M .

If you want to summarize your current active directory, here they are:
$user@machine /home/gibran> du -sh

This will show you summarize ( -S) all files and directory in /home/gibran, like this one:
15MB .
in above examples, we can see that /home/gibran has 15MB totals directory and files.